"Senyum Anak-Anak yang Belajar Mengaji: Indahnya Ramadan di Rumah Quran Nurul Fikri"

Red: Siswandi

Maret 2026 – Suasana sore di bulan Ramadan kemarin terasa begitu hangat di Rumah Quran (RQ) Nurul Fikri. Riuh rendah suara khas anak-anak yang mengeja huruf hijaiyah memenuhi ruangan, diiringi pancaran senyum anak-anak yang belajar mengaji dengan penuh semangat meski dalam keadaan berpuasa.

Keceriaan santri-santri kecil ini tidak lepas dari peran para guru yang mengajar dengan hati. Menyadari pentingnya menjaga semangat para pendidik ini, RQ Nurul Fikri kembali menyalurkan program Kafalah Guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama bulan suci.

Energi di Balik Keceriaan Santri Mengajar anak-anak memerlukan kesabaran ekstra, terutama di bulan Ramadan. Namun, para pengajar di RQ Nurul Fikri tetap menunjukkan totalitasnya. Program Kafalah ini hadir untuk memastikan para guru dapat fokus memberikan pengajaran terbaik tanpa harus mengkhawatirkan kebutuhan ekonomi keluarga di rumah.

“Melihat senyum anak-anak yang belajar mengaji adalah kebahagiaan terbesar kami. Dengan adanya dukungan Kafalah ini, kami para guru merasa sangat terbantu dan lebih bersemangat dalam membimbing mereka menjadi generasi cinta Al-Qur’an,” ujar salah seorang guru penerima manfaat.

Mencetak Generasi Qurani Selama bulan Maret lalu, kegiatan mengaji memang dikemas lebih menarik agar anak-anak betah berlama-lama berinteraksi dengan Al-Qur’an. Mulai dari setoran hafalan hingga dongeng islami menjelang berbuka puasa.

Pihak pengelola RQ Nurul Fikri menegaskan bahwa kesejahteraan guru adalah kunci utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. “Jika gurunya tenang dan sejahtera, maka ilmu yang diberikan pun akan sampai ke hati anak-anak. Inilah yang membuat senyum mereka terus merekah setiap kali datang ke kelas mengaji,” pungkasnya.

Melalui dukungan para donatur, program Kafalah Guru ini diharapkan terus menjadi jembatan kebaikan yang memastikan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak tetap berjalan dengan kualitas terbaik.